Pengaruh Puasa untuk Ibu Menyusui


Dalam ajaran agama Islam ibu menyusui memiliki istimewanya, ya itu mereka bebas untuk tidak berpuasa selama bulan Romadhon. sebagai gantinya, mereka harus membayar Fidyah atau berpuasa di lain hari bulan Romadhon.  akan tetapi kadang si Ibu bisa mengambil puasa dengan keluarga mereka oleh karena itu ada berbagai macam tips bagi ibu menyusui ketika berpuasa di bulan Ramadan ini. 

Tips Tetap Puasa Fit dan Menyusui Selama Ramadhan

Sebetulnya ibu yang sedang menyusui aman untuk berpuasa karena cara alami tubuh akan memproduksi air susu yang cukup bagi sang Buah Hati. Hal tersebut terjadi karena tubuh dapat menyesuaikan diri untuk membakar kalori dan juga menghasilkan susu.  dan masih ada fakta menarik yang lainnya yaitu tubuh tetap bisa memproduksi susu walaupun si Ibu tak makan selama 24 jam. 

 berpuasa selama 1 hari atau lebih tak akan menghambat kualitas ataupun kuantitas ASI. akan tetapi berpuasa dalam jangka waktu lama atau lebih dari 1 hari bisa berpengaruh pada ASI. melansir dari CNN Indonesia terkadang puasa yang berkepanjangan bisa menyebabkan penyakit Ichsan prematur bagi sang Buah Hati. Oleh karena itu si Ibu perlu mengetahui Apa saja dampak dari puasa terhadap menyusui yang berdampak pada kualitas dan juga kualitas ASI mereka.

Dampak Puasa Bagi Ibu yang Menyusui

Ada beberapa catatan khusus bagi para ibu yang sedang menyusui yang mau melakukan ibadah puasa pasalnya sang Ibu perlu memperhatikan dampaknya sebagai berikut:

  • Pengaruh pada bayi 

Melakukan puasa saat menyusui sebenarnya tidak akan memberikan dampak langsung pada bayi. Tubuh seorang ibu bakal terus memproduksi susu untuk memenuhi kebutuhan sang Buah Hati.  kualitas dan kuantitas ASI tidak akan terpengaruh saat menjalankan ibadah puasa selama 1 hari. akan tetapi yang menjadi Pertanyaan selanjutnya adalah kapan ibu menyusui harus membatalkan puasa mereka?  puasa mesti segera dibatalkan atau berhenti jika si bayi menunjukkan gejala seperti penurunan  berat badan, bayi toto togel tetap menangis setelah menyusui dan produksi buang air kecil si bayi menjadi berkurang.

  • Saat menyusui

ketika berpuasa tubuh bakau menyesuaikan diri secara otomatis. menurut hasil penelitian yang ditemukan di katakan bahwa keseimbangan seorang ibu yang sedang berpuasa dan yang tak berkuasa kurang lebih sebenarnya sama saja. Ini kemudian membuktikan bahwa tubuh bakal berfungsi dengan cara yang sama ketika berpuasa dibandingkan ketika tidak berpuasa. jadi hal yang normal apabila berat badan turun saat puasa. akan tetapi apabila merasa kehilangan berat badan dengan cepat, seperti misalnya kehilangan berat badan 1 kg tiap minggunya disarankan untuk menggantikan puasa dan segera pergi ke dokter. 

Jika si Ibu merasa pusing, sakit kepala parah, kemudian urin berwarna, merasa gampang lelah dan lemah, maka akan sangat disarankan bagi mereka untuk segera menghentikan puasa.  cari bantuan media jika masih merasa tidak sehat. 

  • Pasokan ASI 

Tiap ibu yang memproduksi ASI memiliki kandungan lemak yang berbeda-beda. Seorang ibu bahkan dapat saja menghasilkan asi dengan kandungan lemak yang berbeda-beda. Melakukan puasa selama berhari-hari secara teratur bakal berpengaruh pada jumlah lemak dalam aksi mereka namun tak mengurangi jumlah nya. Tubuh masih bisa menggunakan cadangan lemak yang mana tersimpan dan membuat susu untuk bayi. Oleh sebab itu penting bagi ibu untuk memakan makanan yang kaya akan nutrisi. dan jika Anda sehat maka puasa tak akan menghambat pertumbuhan si bayi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *