Israel Adesanya Tak Khawatir Adanya Virus Corona


Juara kelas menengan UFC, Israel Adesanya mengatakan bahwa dirinya tak terlalu mengkhawatirkan wabah virus corona. Adesanya pasalnya menyatakan bahwa ia tak terlalu memantau perkembangan virus corona. Akan tetapi, ia yakin bahwa gen dan imun dalam tubuhnya akan membantunya menangkal virus itu.

Israel Adesanya Yakin Imun dan Gennya Tangkal Virus Corona

“Berapa banyak orang yang meninggal karena virus corona saat itu? Saya tidak tahu. Berapa banyak orang yang meninggal karena flu biasa? Saya juga tidak tahu,” ungkapnya dikutip dari CNN Indonesia.

“Saat ini virus corona sedang jadi pembicaraan dan saya harus menggunakan masker di bandara. Namun saya sudah kena malaria 8 kalo. Gen saya berbeda. Bukan saya menilai diri saya melebihi kekuatan alam, namun saya tak menganggap hal itu sebagai fokus dan saya tak terpengaruh hal itu,” imbuh Israel Adesanya.

Adesanya pasalnya akan berhadapan dengan Yoel Romero di ajang UFC 248. Duel ini adalah duel perebutan kelas menengah UFC. Awalnya Israel Adesanya dijadwalkan bakal berhadapan dengan Paulo Costa. Akan tetapi, ia mengalami cedera sehingga pertarungannya ditunda. Israel Adesanya sebenanrya memiliki opsi untuk menunggu Costa sampai pulih akan tetapi, ia memilih untuk menghadapi Romero.

Petarung yang berasal dari Nigeria itu disebut mengambil risiko dengan menghadapi Romero yang memiliki teknik gulat yang sangat tinggi. Israel Adesanya juga memiliki rekor sempurna di dunia MMA. Ia berhasil menjalani sebanyak 18 buah laga tanpa terkalahkan.

Romero Tantang Israel Adesanya: Teringat Khabib

Yoel Romore, sementara itu, mengingat Khabib Nurmagomedov menjelang perebutan juara dunia kelas menengan UFC toto hk di mana ia akan melawan Israel Adesanya tepatnya di T-Mobile Arena, Nevada pada hari Minggu (8/3) siang WIB esok.

Romero sendiri mengaku bahwa kali pertamanya ia bertemu dengan Khabib usai pertarung asal Kuba tersebut menjalani duel pertamanya di mixed martial art (MMA) di tahun 2009. Ia mengaku bahwa Khabib sangat amat senang bisa bertemu dengan dirinya.

“Saya ingat pertama kali bertemu Khabib, ia berada di Amerika Serikat, di pertarungan pertama saya. Saya menang dan dia bilang, ‘Hei, Romero, kamu ingat saya?’ dan saya bilang, ‘Tidak, siapa kamu?’,” ungkap Romero dilansir dari CNN Indonesia.

“Dia bilang, ‘Saya Khabib Nurmagomedov. Saya lihat kamu pertama kali ketika kamu tinggal di Dagestan, tampil di turnamen besar dan saya lihat kamu saat saya masih 14 tahun.’ Saya kemudian bilang, ‘Oh ya?’,” imbuhnya.

Dan besok Minggu (8/3), ia akan bertarung melawan Israel Adesanya yang merupakan fenomena di UFC. Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menggapai podium tertinggi pada kelas menengah setelah Cuma jadi salah satu penonton di UFC pada tahun 2017 lalu. Israel Adesanya pasalnya resmi jadi bagian dari UFC di tahun 2018 dan ia hanya memerlukan waktu 18 bulan sampai pada akhirnya resmi jadi juara kelas menengah UFC.

Laga pertamanya adalah duelnya melawan Rob Wilkison. Ia menang dengan membuat lawannya itu tak berdaya karena dihujaninya dnegan pukulan yang bertubi-tubi. Dua pertarungan selanjutnya adalah duelnya melawan Marvin Vettori dan Brad Tavares yang berakhir dengan kemenangan angka.

Penampilan Israel Adesanya di tahun 2018 kemudian ditutup dengan laga melawan Derek Brunson dan ia langsung menunjukkan performa yang sangat impresif. Kombinasi pukulan dan tendangan darinya mampu menjatuhkan Brunson dan pertandingan akhirnya dihentikan wasit stelah pukulan tangan kiri Israel Adesanya membuat Brunson kembali tak berdaya.